Wednesday, 16 April 2014

Kecepatan Membuat Melupakan Rakyat



Tak ada apapun yang dapat bergerak secepat cahaya (c). Untuk mengakselerasi sebutir debu saja agar mencapai kecepatan 0,9999999999 c, maka seluruh energi di jagad raya habis terpakai. Begitu teori di dalam ilmu Fisika. Lain halnya di dalam jagad perpolitikan.

Hasil resmi pemilu belum diumumkan, semua baru hasil dari hitung cepat (quick Count) yang diperoleh melalui sampling TPS. Biasanya berhitung dengan cepat memiliki potensi kesalahan yang cukup lumayan.

Meski begitu, Parpol-parpol sudah memakai hasil hitung cepat sebagai dasar bertindak dan bergerak. Negosiasi dan lobi politik sudah berlangsung intens, baik terang-terangan ada pula yang dibalik layar tersamar dan sumir. Semua bergerak cepat menghubungi siapa dan lalu memberikan apa untuk mendapatkan apa, koalisi untuk kepentingan pemenangan pada pemilu capres. Tentu masuk akal jika sekalian dibahas juga, siapa menduduki jabatan apa jika nanti koalisi memenangkan pemilu capres. Sapi mulai masuk gelanggang dan dagang sapi politik sudah dimulai, jadi SIFAT ASLI SUDAH MULAI TERLIHAT.

Dan sungguh tidak begitu terang apa yang dijadikan dasar untuk berkoalisi, selain perolehan jumlah suara pada pemilu caleg. Kini saya merasa suara saya (rakyat) mulai dimain-mainkan Parpol untuk bernegosiasi meraih keuntungan politik yang sebesar mungkin untuk partai atau bahkan untuk diri sendiri. Janji kampanye perlahan mulai menguap dan terlupakan.

Pemilu caleg baru seminggu berlalu, dan bahkan pemilu ulang masih berlangsung. Tinta celup di jari kelingking bahkan masih membayang, dan TPS di kelurahan tempat saya tinggal belum dibongkar, RAKYAT SUDAH DILUPAKAN. Betul juga, saat kau tusuk gambar parpol dan gambar caleg di kertas suara di TPS tempat kau mencoblos, itulah batas akhir kau diperlukan dan atau diingat. Kau telah tiba di garis perbatasan dan di seberang garis itu adalah wilayah eksklusif yang tidak akan pernah kau kunjungi, jadi saatnya kembali ke kenyataan dan menghadapi pertarungan hidup, hadapilah sendiri dan bertarunglah sendiri.

Lihatlah, bahkan hasil resmi pemilu belum diumumkan. Tetapi semua sudah tidak sabar menunggu, hasrat dan nafsu kuasa sudah menggelegak sampai di ubun-ubun, menekan mata menjadi merah dan  memacu jantung hingga nafas menjadi ngos-ngosan. Menunggu memang membosankan dan menyiksa, terlebih jika yang ditunggu adalah KUE KEKUASAAN DAN HARTA. Keduanya dapat membuatmu melakukan apa saja.
Sesekali masih terlontar kata “demi kepentingan Bangsa”, tetapi getarannya tidaklah beresonansi dengan kebutuhan rakyat, sebab sebagai politisi kalimat “demi kepentingan bangsa” wajib dihafal, kalau perlu  berulang-ulang di depan cermin sampai menjadi hafal betul.

Jadi, ya memang begitulah. Itu sebabnya saya bingung kalau mereka berkata bahwa pemilu tahun 2014 adalah momentum perubahan. Entah mengubah dari seperti apa agar menjadi seperti apa. Ada yang tidak berubah, anggota legislative petahana tetap menjadi anggota legislatif. Ada yang berubah, anggota legislatif petahana tidak mendapat jumlah suara yang cukup dan digantikan anggota “fresh graduate”.

PERUBAHAN BARU SEBATAS ITU SAJA.

Petani adalah Pahlawan



Saat ini yang layak disebut pahlawan tanpa tanda jasa adalah petani. Tanpa mengurangi rasa hormat pada bapak dan ibu guru biarkan predikat ini melekat pada para petani. 

Apalagi para petani Indonesia, mereka berjuang sekuat tenaga diperuntukkan agar hasil produksinya sesuai harapan. Tanpa pernah berfikir mengeruk keuntungan pribadi, apalagi gaji dan renumerasi, yang ada di benak adalah bagaimana panen berkala bisa sesuai harapan. Namun disisi lain hak-haknya senantiasa terabaikan oleh negara atau memang sengaja diabaikan ?

Negara agraris namun realitanya kebijakkan soal subsidi, uu dan peraturan yang memberi ruang dan anggaran untuk itu nyaris tak terdengar gaungnya.
Hanya sesekali waktu diperdayai untuk acara seremonial belaka.

Lagi-lagi para petani hanya pasrah seoalah tak berdaya dengan segala keterbatasan aksepbilitas, terbentur infrastruktur, diimingi subsidi, dan berbagai program yang seolah tanpa gema.

Jokowi Pengaruhi Harga Saham



Dengan Munculnya nama Jokowi atau Joko Widodo sebagai calon presiden menimbulkan dampak yang dikenal dengan Jokowi Effect. Sebagian masyarakat menanggapi dengan berbagai sikap. Selain dengan tanggapan yang wajar, ada juga sebagian orang menanggapinya secara berlebihan dan terkadang menyesatkan.
Nama Jokowi bahkan dihubungkan dengan kondisi ekonomi Indonesia yang semakin stabil.  banyak para komentator memberi alasan, dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah karena Jokowi resmi ditetapkan sebagai calon presiden oleh PDIP, 14 Maret 2014.  IHSG saat itu naik 152 poin menembus level 4.800, dan rupiah pun menguat ke kisaran 11.200 per dollar AS.

Pernyataan ini memang terlihat menggampangkan dan bermotif politis, dengan maksud dengan tujuan mendongkrak popularitas.  Kenyataannya, penguatan indikator ekonomi tidak terkait kedatangan sosok Joko Widodo.  Namun lebih disebabkan oleh semakin kuatnya fundamental ekonomi Indonesia. Ini terjadi  sebagai dampak dari paket kebijakan ekonomi  pemerintah yang diluncurkan beberapa waktu lalu.
Pakar ekonomi Universitas Indonesia, Firmanzah, menegaskan bahwa para pelaku ekonomi merupakan aktor-rasional yang mengambil keputusan berdasar pada hal-hal yang fundamental. Sentimen sesaat biasanya hanya berpengaruh dalam waktu tidak lama. Kecenderungan penguatan indikator ekonomi lebih banyak ditentukan oleh pergerakan fundamental ekonomi yang makin baik. Sesungguhnya, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pergerakan nilai tukar  rupiah sudah berlangsung sejak lama.
IHSG pada 2 Januari 2014 berada pada posisi 4.327,6 dan pada 11 April 2014  sudah naik menjadi 4.816,58.  Nilai tukar rupiah juga menguat  bila dibandingkan di awal Januari 2014. Pada 2 Januari 2014, rupiah diperdagangkan antara 12.150-12.225 per dolar AS dan pada penutupan 11 April 2014, nilai tukar rupiah pada posisi 11.414 per dolar AS.

Pergerakan penguatan harga saham dan rupiah ini bukan secara tiba-tiba. Namun, semua ini adalah hasil kerja seluruh bangsa Indonesia yang mampu menjaga kestabilan politik, meningkatkan daya tarik investasi, dan keseriusan penegakan hukum dan seterusnya.
Pemilu legislatif (pileg) 2014 yang berlangsung lancar pasti akan memperkuat kepercayaan investor. Jika nanti peralihan kepemimpinan nasional berlangsung mulus, maka minat pemodal menanamkan uangnya di Indonesia juga semakin besar.
Pemimpin yang akan datang, siapapun dia, akan mewarisi kondisi ekonomi yang kuat sebagai modal untuk melanjutkan pembangunan di masa mendatang.

Tips Untuk Memilih Bisnis Online



Bisnis online terpercaya perlu dipilih dengan jeli di dalam trend usaha online yang makin marak saat ini. Kesempatan usaha yang menawarkan keuntungan besar ini menarik minat beberapa orang, baik anak muda ataupun orang dewasa.

Dengan maraknya usaha online, saat ini sangat banyak jenis usaha online yang di tawarkan di internet. Untuk hindari penipuan serta kerugian, anda yang berniat menggerakkan usaha online mesti pintar-pintar serta waspada menentukan usaha yang terpercaya dengan beberapa tips tersebut.


1. Sistem yang digunakan

Sebelum saat menentukan suatu usaha online yang di tawarkan di internet, butuh di pastikan terlebih dulu system yang dipakai dalam usaha itu. Tiap-tiap usaha mempunyai system yang tidak sama, serta yang butuh kita tengok apakah system itu memanglah handal serta dapat dibuktikan dapat membuahkan keuntungan. Kita dapat mencari tau perihal system itu atau lihat testimoni dari orang yang sudah berhimpun dalam usaha itu.

2. Profit yang ditawarkan

Tidak sedikit orang yang tergiur oleh besarnya yang di tawarkan suatu usaha online. Yang butuh diingat, keuntungan yang meraih angka jutaan setiap harinya pastinya kurang masuk akal. Usaha online memanglah dapat dikerjakan dirumah sembari kerjakan pekerjaan rumah, tetapi terus membutuhkan usaha serta ketelanenan untuk beroleh keuntungan dengan cara bertahap.

3. Lama pengalaman bisnis online

Lama saat yang sudah digerakkan satu usaha online juga butuh di perhatikan. Usaha yang sudah lama digerakkan serta mempunyai banyak pengalaman semakin dapat diakui dibanding dengan usaha yang barusan berdiri. Kita dapat lihat dari saat suatu usaha online mendaftarkan domainnya.

4. Reputasi

Dalam menentukan usaha on-line yang dapat diakui, reputasi satu usaha dapat jadi pertimbangan. Hal itu dapat dipandang dari review serta komentar pemakai internet lain. Bila reputasi usaha online dapat dibuktikan bagus, usaha itu dapat kita cobalah.

5. Program serta pelatihan

Usaha yang serius mempunyai program-program spesifik untuk meraih suatu tujuan keuntungan. Kita dapat menilik terlebih dulu apakah program-program yang diselenggarakan itu berikan kesempatan usaha yang bagus serta efisien untuk mencapai keuntungan. Tentukan usaha online yang tawarkan mentor handal serta memiliki pengalaman, serta ingin berikan kursus perihal usaha online


Terjaga kah Privasi Kita di Dunia Maya



Selamat malam para pembaca kompasiana, malam ini saya akan menulis tentang apa yang sedang tertahan di kepala saya. Privasi kita yang semakin teracak oleh penguasa dunia maya. Sebelumnya saya ingin bertanya, apakah anda pengguna sistem aplikasi android? Atau anda adalah pengguna Layanan surel Gmail? Dua layanan populer di jagat maya yang dimiliki Google.

Jika anda memang pengguna setia dari produk tadi, saya ucapkan selamat. Karena hampir dipastikan Google sudah mengetahui apa saja yang ada dalam gadget android anda dan semua pesan yang ada di Gmail anda.

Gmail Memata-Matai Email Kamu

Lho… kok bisa? Kenapa diucapkan selamat? Ya, karena google beberapa hari yang lalu baru saja mengubah T&C layanan Gmailnya, dimana dalam T&C tersebut, diperbolehkan Google untuk mengetahui isi dari surel yang ada di akun pengguna. Merasa risih jika surat-surat pribadi anda dibaca oleh orang yang tidak anda ijinkan untuk membacanya? Saya juga. Karena saya adalah pengguna setia layanan Gmail sejak masih SMA.

Dalam disclaimer terbaru mereka menyebutkan bahwa mereka aka menganalisa semua konten yang ada, termasuk pesan elektronik. Itu berarti mereka melegalkan pembacaan email pengguna, baik manual melalui mata manusia maupun scanning computer. Rasanya bagaimana dimata-matai orang yang kita percayai sendiri?

Android Mengoleksi Datamu

Dan, dalam android sadarkah anda bahwa Google sudah mengumpulkan informasi-informasi yang ada dalam gadget anda? . Google mengoleksi seluruh password di seluruh di dunia melalui satu fitur yang sebenarnya sederhana, namun jika kita tidak cermat, maka akan ada sesuatu yang google ambil dari kita. Fitur itu adalah  fitur Backup dan Reset yang sudah ada sejak Android versi 2.2 ke atas. 

Melalui fitur tersebut, para pengguna diizinkan untuk mem-back-up semua pengaturan di ponsel lamanya. Fitur ini dibuat agar pengguna Android tidak perlu repot-repot lagi mengatur ponsel Android baru mereka. Dengan menggunakan fitur ini, secara otomatis semua setting yang sudah diatur di ponsel lama akan berpindah ke ponsel baru sehingga pengguna tidak akan kehabisan banyak waktu untuk melakukan pengaturan.

Satu hal yang mungkin tidak diketahui pengguna adalah fitur ini ternyata juga mem-back-up password jaringan WiFi yang digunakan ke server milik Google. Dengan adanya data tersebut di server mereka, teorinya Google dapat membaca data-data tersebut dengan mudah. 

Bagaimana menurutmu? Privasimu masih terjagakah di dunia maya??