Kemampuan untuk
memasarkan dan menjual sebenarnya penting dimiliki bagi setiap orang. Pada saat
anda akan memasarkan suatu produk, sebaiknya posisikan diri anda sebagai
pembawa pesan, bukan sebuah pesan. Maksudnya adalah ketika anda sedang
memasarkan suatu produk, jangan hanya melulu bercerita mengenai fitur-fitur
yang dimiliki produk tersebut. Tapi sebaiknya tonjolkanlah nilai manfaat dari
produk yang anda tawarkan.
Sebelum
seorang pembeli memutuskan untuk membeli suatu produk, dia melihat lebih dulu
apakah ada nilai manfaat yang dia dapatkan dari produk tersebut. Jika dia
melihat tidak ada nilai manfaat yang dapat diperoleh, seberapa ngotot anda
menjelaskan manfaat yang bisa diberikan dari produk anda tersebut, calon
pembeli tetap tidak akan mau membeli. Masuk akal bukan? Jika posisi kita
sebagai calon pembeli, buat apa kita membeli suatu produk yang tidak
bermanfaat.
"We are messenger, not a
message" - Mr. Fernando Nani Rancel
Kebanyakan
orang biasanya merasa takut, malu, dan tidak percaya diri untuk berjualan.
Salah satu penyebabnya yaitu karena mereka harus bertatap muka dan harus pandai
berkata-kata secara langsung dengan calon pembeli. Tapi untungnya sekarang ada
bisnis internet. Melalui internet, anda dapat mulai bisnis internet tanpa harus
bertatap muka langsung dengan para prospek maupun calon pembeli. Anda dapat
menawarkan produk anda dan berjualan sampai ke seluruh nusantara, bahkan dunia.
Tidak ada
yang perlu ditakutkan dengan menjual. Baik didalam bisnis online maupun
bisnis offline, yang perlu anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan menawarkan
dan menjual adalah dengan belajar dan praktek... Berikut ini ada beberapa tips
cara memasarkan dengan baik.
YAKIN dan PERCAYA. Yakinlah anda
mampu menjual. Yakinlah anda memiliki penawaran yang baik. Pelajari pula
hal-hal yang berkaitan dengan bidang produk yang anda pasarkan. Semakin anda
paham mengenai produk yang akan anda jual, anda juga akan semakin yakin dan
mantap dalam melakukan penawaran. Dan kabar baiknya, keyakinan ini bersifat
menular. Jika anda benar-benar yakin akan produk yang anda tawarkan, biasanya
orang akan terpengaruh dan menjadi ikut yakin.
TEMUI LEBIH
BANYAK LAGI ORANG. Semakin
banyak anda menawarkan produk maka semakin besar pula peluang terjadinya
penjualan. Nah oleh karena itu, anda harus dapat bertemu dengan lebih banyak
lagi orang. Rajinlah untuk mencari prospek. Ada banyak cara yang dapat
dilakukan, misalnya dengan mengikuti suatu komunitas yang berhubungan dengan
produk anda, atau dapat pula mengikuti suatu milis (mailing list) dengan topik
yang berhubungan dengan produk anda.
KENALI SIAPA PROSPEK ANDA. Kenali siapa orang yang akan anda
tawari produk anda. Anda dapat melakukan penjualan dengan lebih efektif jika
anda mengenal siapa prospek anda. Temukan masalah mereka, dan jadikan produk
anda menjadi solusi dari masalah tersebut. Misal yang menjadi prospek adalah
teman anda. Anda mengerti masalah yang dihadapinya, begitu pula dengan kondisi
keuangannya. Hal ini akan mempermudah anda dalam menentukan produk mana yang
akan anda tawarkan padanya.
JADILAH SAHABAT. Saat anda menawarkan suatu produk, jangan pernah
menganggap diri anda sebagai seorang sales. Berusahalah memposisikan diri anda
sebagai seorang sahabat dari prospek anda. Dengan begitu anda dapat menjadi
lebih akrab dengan prospek anda. Anda dapat lebih baik lagi dalam memahami
persoalan yang dihadapi prospek anda. Dan anda dapat benar-benar memberikan
bantuan kepada prospek anda melalui produk-produk yang anda miliki.
ANTISIPASI PENOLAKAN. Penolakan ketika kita sedang melakukan panawaran
merupakan hal yang biasa. Seorang marketing yang sukses tentu juga pernah
mengalami ratusan bahkan ribuan kali penolakan. Pelajari sebab-sebab anda
ditolak, dan siapkan jawaban atas penolakan yang terjadi. Bukan berarti anda
harus mendesak prospek anda, namun jawaban yang anda berikan lebih mengarah
kepada solusi dari sebab-sebab yang membuat terjadinya penolakan tersebut.
TETAPLAH TERSENYUM. Apapun yang terjadi, baik ketika anda ditolak,
maupun ketika anda berhasil melakukan penjualan, tetaplah tersenyum.
Tersenyumlah dengan natural dan jangan dibuat-buat. Walaupun mungkin hati anda
kecewa karena gagal menjual, tapi anda harus tetap menjaga hubungan baik dengan
prospek anda tersebut. Karena bukan tidak mungkin suatu saat mereka yang
menolak anda malah menjadi pelanggan setia anda. So keep smiling always!
LAKUKAN SEKARANG. Seperti saat anda ingin pandai mengendarai sepeda.
Anda harus mengambil sepeda anda, menaikinya, dan mulai mengayuhnya. Mengontrol
sendiri bagaimana mengatur keseimbangan. Bangun kembali ketika anda jatuh dari
sepeda. Begitu pula jika anda ingin pandai berjualan. Anda harus mau mencoba
untuk memulainya dan melakukannya. Baik bisnis online maupun offline, yang
perlu anda lakukan hanyalah mencari produk dan menawarkannya ke orang-orang.
Jika masih belum terjadi penjualan, tetaplah berusaha. Terus lakukan sampai
terjadi penjualan, tapi tentunya sambil terus memperbaiki dan meningkatkan
cara-cara menjual
No comments:
Post a Comment