Wednesday, 16 April 2014

Indonesia Harus Tegas


Dalam starategi tata negara memang harus mengambil pemimpin-pemimpin yang cerdas dan tegas, cerdas artinya tanggap dan cepat dalam menangani masalah, dia fikir sebentar dan segera mengambil keputusan yang benar. Begitu juga tegas, tak pandang bulu dalam menghakimi. Mau dia anaknya jendral, mentri bahkan anaknya sendiripun dia bersikap tegas.

Sekarang dinegara kita sedang dilangsungkan adat pencapresan, sangat ramai sekali karena pak SBY sudah tidak boleh maju lagi, jadi peluang buat para capres baru terbuka lebar, namun jadi presiden juga harus jd pemimpin jangan cuma jadi hakim, atau sekedar jadi pengamat konspirasi hukum saja. tapi juga harus bisa menjadi wibawa yang adil, bijaksana, tegas, dan berani !!!

Kalau kita dipimpin sama kaum masyumi ataupun kaum intelek saja dalam hal ini sangat disayangkan, tapi yang benar-benar mengabdi kepada rakyat dan mampu menjaga kewibawaan negara lewat pertahannya itulah yang kita tunggu-tunggu. memang sebelumnya dari kaum militer juga yang jadi presiden, namun dianggap kurang tegas, kebanyakan pertimbangan, lama-kelamaan rakyat nanti yang memutuskan kalau begitu terus.

K.H. Abdurrahman wahid pernah berkata pada waktu beliau keluar dari jabatan PKB, “indonesia perlu pemimpin yang tegas seperti Prabowo Subianto” karena beliau tahu akan nasib bangsa ndonesia kedepannya.
saran saya juga rakyat indonesia harus cermat dalam memilih presiden sekang ini, jangan terpancing sama omongan-omongan yang tidak ada buktinya, haruslah tetap teliti dan awasi, karena itu akan memberikan perubahan 5 tahun kedepan.

No comments:

Post a Comment